Selasa, 28 Februari 2012

Menjadi Seorang Akuntan Publik



Banyak hal yang membuat orang "mengambil jurusan Akuntansi". Kalau merenung-renungkan obrolan dengan teman-teman masa kuliah dulu, ada yang karena orang tuanya akuntan, karena ingin mendapat pekerjaan di bidang Akuntansi, karena memang cinta akuntansi sewaktu SMA (nyata loh ini, pas SMA udah baca Warren yang tebelnya ampun-ampunan itu), ada yang bingung mau ngambil jurusan apaan, ada juga yang beralasan ga logis (ya, saya!). Apapun alasannya, setiap hari kita akan disuguhkan menu bacaan akuntansi-akuntansian, jadi pasrah aja. Hahaha...

Seiring berjalannya waktu, kita nggak hanya sekedar belajar ilmu Akuntansi -- yang kadang menyenangkan dan kadang menyedihkan, tergantung yang ngajar, beserta serba-serbinya. Salah satunya tentang profesi yang dapat kita pilih untuk jalani nantinya, selengkapnya sudah pernah dibahas di EG (promosi :p), here's the link.

Menjadi Seorang Akuntan Publik: Curhat dan Tips

Akhirnya saya bercita-cita betulan juga di semester III, saat kuliah pertama Auditing. Auditor tampak sebagai pembela kebenaran dan keadilan, keren gitu lah. Jadi agak rajin belajar deh demi meraih cita-cita (mahasiswi macam apa saya ini sebenarnya?) Namun kenyataan yang tampak saat tes-tes masuk KAP (Kantor Akuntan Publik) di depan mata, ikut tes dan lulus adalah sebuah "cadangan" kalau-kalau nggak bisa masuk dalam perusahaan TOP. Seolah-olah ya, bekerja sebagai akuntan publik (auditor) adalah sebuah pilihan terakhir daripada mengganggur.

Selain tes massal yang diadakan KAP bersangkutan di universitas, bisa apply juga kok untuk dites. Biasanya yang menjadi KAP incaran orang-orang (dan pengincar orang-orang?) adalah 4 KAP terbesar di dunia, yang dikenal dengan BIG 4: PWC, EY, KPMG, Deloitte. Googling aja untuk nemu situs masing-masing, dan cari cara bergabung, misalnya: untuk apply menjadi auditor KPMG.

Setelah dinyatakan lulus tes tertulis (Akuntansi, Bahasa Inggris, Logika), ada 2 tahapan interview yang akan dijalani: interview user dan interview partner. Interview user maksudnya: interview oleh upper-line (atasan) kita nantinya (level supervisor dan manager). Tipsnya: berpakaian dan bertutur kata seperti auditor supaya lulus. Setelah lulus, masuk ke interview partner (posisi puncak dalam KAP) dan biasanya sekaligus tandatangan kontrak kerja.

Start and Survive

Sebagai anak baru di KAP, bisa bernafas lebih lega karena banyak teman senasib. Dalam masa probation (percobaan) selama 3 bulan, datang tepat waktu, rajin-rajin belajar, rajin-rajin berteman. Bersyukurlah kalau belum ada kerjaan.



Selain training, untuk dapat gambaran dalam pekerjaan nantinya bisa liat-liat kertas kerja yang pernah ada. Yang dimaksud dengan kertas kerja di sini adalah kertas kerja auditor, berbeda dengan kertas kerja dalam proses akuntansi. Simple-nya kertas kerja itu adalah hasil kerjaannya auditor, berisi: tujuan audit, analisis dan temuan. Dan kertas kerja nggak harus berbentuk lembaran kertas, pada umumnya dalam excel file.

Umumnya pada antusias kalau dapat kerjaan, meskipun ujung-ujungnya stress... hehehe... Nggak serem kok, bisa dibilang kerjaan itu seperti: ngisi kuesioner, bantuin bawa barang, bantu fotocopy/scan, request stationary, bantu angkat telpon, bikin worksheet, atau footing. Worksheet itu semacam perbandingan semua accounts (items), yang dibandingkan adalah angka current dengan periode tahun lalu. Perbandingan tersebut dibuat persentase kenaikan dan penurunannya. Footing adalah menjumlah dengan kalkulator, mengecek ulang (memastikan) gitu penjumlahan Audit Reports udah bener, lah terus kalau salah? Lapor sama yang nyuruh bagian yang salah.

Itu bagian awal, setelah masa-masa indah itu berlalu... tepatnya setelah fieldwork (kerja lapangan), maksudnya ke klien, minta data, dan melakukan audit, sampai kertas kerja jadi dan direview; barulah terasa "menjadi seorang auditor" itu gimana. Untuk survive dan merasa betah, selain adaptasi dengan tim audit (sehingga suasana kerja menyenangkan dan bukannya tambah tertekan), butuh kecepatan belajar dan kecakapan membaca situasi (interpersonal skill). Most of all, harus bisa dapatin data, segera cek validasinya, dan sebisa mungkin di klien (saat fieldwork) semua persoalan clear. Beres-beres hal kecil seperti rapi-rapi bisa dilakukan belakangan.

Kapan saat yang tepat untuk berhenti?

Yang biasanya menjadi keluhan adalah jam kerja yang tinggi, beban kerja yang berat, situasi yang nggak bersahabat sehingga merasa seperti di neraka. Namun demikian alasan resign paling tepat adalah: menemukan pekerjaan dengan payout dan popularitas yang (lebih) bergengsi, menjalankan bisnis ortu, lanjut sekolah lagi (di luar negeri), dan alasan pribadi (seperti: menikah).

Namun demikian, kalau menuruti logika dan bukan emosi atau perasaan sesaat, ada waktu yang tepat untuk resign:
  • Setelah 1 tahun bekerja. Dengan demikian merasakan 1 siklus penuh, hingga saat evaluasi dan ikutan outing. Tapi kalau ada tawaran yang lebih menggiurkan, boleh dipikir-pikir bagusnya gimana.
  • Paling umum adalah setelah "promote", sehingga kalau-kalau nanti akan join lagi (rejoin) akan masuk ke posisi terakhir. Logikanya terhitung sudah naik kelas gitu pas berhenti.
  • Akhir tahun. Keuntungannya: dapat THR (bagi non-muslim dapat THR akhir bulan Desember). Selain itu, saat akan pelaporan pajak penghasilan untuk tahun pajak berikutnya, nggak harus ngurusin pengambilan Lampiran SPT di dua atau lebih perusahaan. 
  • Secepatnya. Kalau sudah tersiksa fisik dan mental.
Biasanya, nilai tawar auditor jebolan KAP lumayan kok. Kalau memang mau menjadikan batu loncatan dan cari pengalaman, nggak rugi bekerja di KAP selama 1 atau 2 tahun. Untuk dapat langsung masuk dalam middle management dengan status jebolan KAP, usahakan bertahan lebih lama (sekitar 5 tahun), saat sudah mencapai posisi Supervisor.

Jadi, tertarik dan tertantang untuk Menjadi Seorang Akuntan Publik?

Olivia Kamal

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

10 Komentar:

  1. Aku kuliah akuntansi mati-matian, jreeengg! *curcol*

    Tapi, pas nemu kerjaan teman yang jadi akunting di perusahaan swasta sini kayaknya aku kok, "Ya ampuuunnn.. Ini sik ngerjain beginian paling cuman 30 menit doang. Anak SMA jurusan IPA juga bisa kali."

    Bukan niat pengen nyombong, tapi kayaknya apa yang kita pelajari di kuliahan kayaknya gak seribet dunia kerja yak. Bener gak sik?
    Btw, temen di sini jadi General Accounting yg ngurusin gaji karyawan, kas kecil perusahan, dll.

    Ato gimana sik sebenarnya pengimplementasian ilmu kita di dunia kerja?

    BalasHapus
  2. Ilmu akuntansi di kuliahan gak akan digunakan seluruhnya. Mungkin yg dihadapi temennya nova pekerjaan yang sifatnya klerikal dan rutinitas saja, yg mungkin sudah dicakup di akuntansi pengantar. Tapi untuk pekerjaan semisal pengembangan sistem akuntansi maka harus memahami SIA, SIM, AKM bahkan AKL. Beda lagi yg kerja jadi akuntan manajemen, konsultan pajak, akuntan publik atau kerjaan lainnya. Intinya lulusan s1 akuntansi memiliki kemungkinan bekerja di berbagai bidang, seperti yang sudah dibahas di artikel sebelumnya. CMIIW

    BalasHapus
  3. yak betul! setuju sm barkah. ada semacam ambiguitas antara accounting dan admin (kerjaan klerikal). kerjaan klerikal cenderung bersifat day to day, seperti: entri data, bikin rekap, ya yg spt Nova maksud anak lulusan IPA SMA juga bs. Klo untuk membuat laporan keuangan konsolidasi, audit, konsultan pajak, akuntan publik spt yg disebutkan Barkah mmg hrs dr jur accounting.

    BalasHapus
  4. berdasarkan artikel tersebut, bisa menjadi rujukan link penelitian dibawah ini

    http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/939/1/21207283.pdf

    terima kasih

    BalasHapus
  5. numpang nanya, kalo seorang translator di pekerjakan di KAP, apakah tugasnya hanya sebatas mentransfer bahasa (menerjemahkan)?
    atau ada tugas ekstra yg dilimpahkan ke si translator?

    BalasHapus
  6. kerjaan buat yang lulusan akuntansi s1 apa aja si?:-?

    BalasHapus
  7. Nama di samarkan3 Februari 2013 15.43

    Saya kelas 2sma ips,mau ngambil akuntansi kuliah nanti,.emang apa sih cabang kerja dari akuntansi mas?

    BalasHapus
  8. Mba, wkt tes tulis (logika, akuntansi, bhs inggris) itu pertanyaan2 nya spt apa?
    Kbetulan selasa nanti saya ada tes yg spt itu jg, tp ga kebayang pertanyaannya spt apa.
    Mohon gambaran dan jbwnnya ya mba,
    Thnx..

    BalasHapus
  9. Kalau mau kerja di KAP hrs S1 yak ?

    BalasHapus

Silahkan memberikan komentar yang lebih gila...